BPK Peringatkan Rekanan

Nanga Bulik – Badan pemeriksa Keuangan (BPK) telah memperingatkan rekanan yang mengerjakan proyek pemerintah di kabupaten Lamandau untuk selalu bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Warning tersebut disampaikan terkait hasil pemeriksaan beberapa waktu lalu.

Bupati Lamandau Marukan mengatakan hal tersebut saat berlangsung pertemuan antara Pemkab Lamandau dengan jajaran pengusaha/pemborong se-Kabupaten Lamandau, Selasa (19/5) lalu. Ditegaskan Bupati, bila peringatan tersebut tidak diindahkan, maka akan merugikan dunia usaha itu sendiri.

”Volume pekerjaan harus sesuai RAB/gambar. Begitu juga bila terjadi perubahan bestek, sekecil apapun harus diproses administrasinya. Jangan dilakukan proses di bawah tanganm karena bila ketahuan akan ada sanksinya,” jelas Marukan.

Para pemborong, paparnya, harus memperhatikan kulitas, jangan asal jadi. Kerapian pekerjaan hendaknya dilakukan secara maksimal, dan dapat dipergunakan dengan baik. Banyak contoh, kualitas pekerjaan bagus, namun ada bangunan yang WC-nya mampet.

Contoh lainnya, ada bak mandi yang sudah finishing kramik, namun setelah dicoba airnya merembes. Ada juga bangunan yang dibangun musim kemarau dan saat hujan turun atapnya bocor. Hal tersebut merupakan contoh kerjaan yang kurang bermanfaat.

Pemkab Lamandau, terang Marukan, menginginkan agar pemborong Lamandau dapat tumbuh dan berkembang. Hendaknya setiap tahun ada kemajuan pekerjaan, dan bila berhasil, ada kebanggaan tersendiri bagi pemerintah yang telah membina.

Kemajuan tersebut, paparnya, hendaknya kemajuan yang tidak hanya untuk diri sendiri. Yang terjadi sekarang, ada kemajuan namun hanya untuk diri sendiri. Setelah proyek cair, dana dibawa ke pangkalan Bun untuk karaoke, atau ke Jakarta.

”Kami (pemerintah, Red) ingin kemajuan diarahkan ke hal yang sifatnya positif. Misalnya, keuntungan yang didapat dipergunakan untuk pengembangan usaha yang dimiliki dan dipergunakan untuk membangun keluarga yang baik,” urai Marukan. (eba/mad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *