Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Ke BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah

Hari Rabu, 1 November 2017, Anggota DPD RI, Ibu Hj. Permana Sari, S.Si, M.M., M.B.A. melakukan kunjungan kerja ke Kantor BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya disambut oleh Kepala Perwakilan, Cornell Syarief dan didampingi Kepala Sekretariat Perwakilan, Eko Setyo Nugroho, Kepala Subbagian Humas dan TU Kalan, Bambang Budi Purwanto serta beberapa auditor. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan untuk menyerap, menampung, dan merumuskan pandangan serta pendapat masyarakat di daerah dalam rangka pelaksanaan tugas anggota DPD, serta mengawasi pelaksanaan Undang-Undang tertentu sesuai dengan bidang tugas komite.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan, menjelaskan terkait hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2017 dan temuan pemeriksaan yang signifikan yang menjadi perhatian. 14 entitas di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah mendapat opini WTP, sedangkan satu entitas mendapat opini WDP yaitu Kabupaten Barito Selatan dengan pengecualian terkait penyusutan aset tetap. Hal lain yang mejadi perhatian dari kunjungan kerja tersebut yaitu :

a. Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, masih terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, diantaranya :
– Pelimpahan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi. Dalam masa transisi ini terdapat beberapa permasalahan misalnya kesiapan penganggaran di Provinsi untuk operasional SMA/SMK, data Penyerahan, Pendanaan, Personil, dan Dokumen (P3D) antara Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Provinsi belum valid.
– Pelimpahan kewenangan pungutan pertambangan dari Pemerintah Provinsi ke Pemerintah Pusat. Pengusaha melakukan usahanya di daerah dan memperoleh keuntungan besar, namun kontribusi secara langsung untuk kesejahteraan masyarakat di daerah tidak ada. Untuk meminta kontribusi dari pengusaha ditakutkan melanggar ketentuan yang ada.
b. Dana reboisasi yang diterima oleh Pemerintah Kota/Kabupaten belum dimanfaatkan dengan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *